Progress Apartemen Double Great Residence Januari 2019

PT Prioritas Land Indonesia (PLI) mulai melakukan pembangunan hunian edukasi pertama di Serpong, Double Great Residence (dahulu K2 Park) pada Desember ini, bersamaan dengan dimulainya pemasaran.

Hunian dengan tiga tower yang memiliki sekitar 3.000 unit ini, diagendakan selesai dibangun pada 2022 dengan dana investasi sebesar Rp 800 miliar. Selain itu, di area tersebut akan dibangun Universitas Esa Unggul dengan luas lahan 10.000 meter persegi (m2).

Direktur Utama Prioritas Land, Marcellus Chandra, mengatakan, Double Great Residence akan menggandeng univesitas ternama lainnya untuk bergabung.

“Konsep ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Serpong dimana hunian berdampingan dengan kampus,” ujar Marcell dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/12).

Selain itu, hunian ini juga menyediakan lift parking yang efisien dan modern. Konsep lift parking sudah menjadi tren di negara-negara lain seperti Singapura dan Jepang.

“Konsep apartemen yang kami bangun sangat modern dan hi-tech, sesuai dengan tema Hunian Edukatif bagi kaum milenial,” kata Marcell.

Saat ini, papar Marcell, pihaknya tengah mempersiapkan bor pile di 5.000 titik pembangunan dan diharapkan pada akhir tahun depan, pembangunan fondasi sudah rampung. Nantinya, Double Great akan terdiri dari 6 tower, 47 lantai, dan hanya 30 unit di tiap lantainya. “Khusus untuk yang tiga tower, kami targetkan di 2022 sudah serah terima kunci,” ucap Marcell.

Marcell menambahkan, Double Great Residence memberikan promo Friendly Payment Until Topping Off yang memberikan keringanan pembayaran, yaitu Free DP dan cicilan hanya Rp 1,9 jutaan hingga hingga Topping Off.

“Jadi sampai masa Topping Off nanti, konsumen tidak perlu membayar DP dan hanya mencicil Rp 1,9 Jutaan setiap bulannya,” katanya.

Progress Apartemen K2 Park pada bulan November

PT Prioritas Land Indonesia (PLI) akan melakukan pengerjaan fondasi Apartemen K2 Park pada bulan November ini setelah penandatanganan kerja sama dengan investor asal China, Nantong Double Great Group.
Pembangunan fondasi ini diperuntukan bagi pembangunan tiga tower apartemen K2 Park dengan jumlah unit sekitar 2.700 yang diagendakan selesai dibangun pada tahun 2022 dengan dana investasi sebesar Rp800 miliar.
Presiden Direktur Prioritas Land Indonesia, Marcellus Chandra, mengatakan kerja sama dengan Nantong Double Great Group merupakan kerja sama dalam bentuk pembagian saham.

“Kerja sama ini berupa pembagian saham. Nantong mengakuisisi sebesar 51% saham, sementara 49% masih dipegang oleh Prioritas Land,” kata Marcell dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (29/10/2018).
Marcell menuturkan Nantong Double Great Group merupakan perusahaan tekstil sekaligus pengembang yang berpengalaman di negeri asalnya wilayah Nantong, Provinsi Jiangsu, China. Kerja sama dengan Prioritas Land ini merupakan langkah pertama Nantong dalam berekspansi ke Indonesia.

“Kami merasa sangat beruntung bisa bekerja sama dengan Nantong. Nantong baru pertama kali masuk ke Indonesia dan langsung menggandeng kami. Kerja sama dan mulainya proses pembangunan ini juga akan berbarengan dengan kegiatan marketing yang juga akan kami lakukan pada November ini,” tuturnya.
Senada dengan Marcell, Chief Executive Officer Nantong Double Great Group, Guo Yonghe, mengaku pihaknya sangat bersyukur bisa bekerja sama dengan Prioritas Land. Pasalnya, Prioritas Land sudah sangat menguasai pasar properti di Indonesia dan juga sudah sangat berpengalaman.

“Ini adalah kerja sama pertama kami dengan developer Indonesia. Kami memilih Prioritas Land sebagai mitra karena kami yakin dan percaya bisa menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. Terlebih lagi, Prioritas Land sudah sangat berpengalaman dan sudah menguasai pasar properti di Indonesia,” kata Guo Yonghe.
Menurutnya, pasar properti Indonesia masih sangat menjanjikan mengingat kebutuhan hunian di Indonesia masih tinggi. Apalagi, keberadaan hunian high rise sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban dan generasi milenial.

Progress Majestic Point Serpong September 2018


Prioritas Land Indonesia menjalin kerja sama dengan Universitas Esa Unggul  untuk menghadirkan program inernasional di salah satu proyek hunian Majestic Point Serpong di Serpong, Tangerang.
     
"Kerja sama ini merupakan langkah strategis yang menguntungkan tidak saja bagi kami tetapi juga Universitas Esa Unggul," kata Direktur PT Prioritas Land Indonesia, Marcellus Chandara di Serpong, Tangerang, Senin.

Menurut Marcellus hadirnya program internasional Universitas Esa Unggul di Majestic Point Serpong (MPS) akan membuat tingkat hunian bertambah. 
     
"Selain banyaknya mahasiswa yang berkuliah, unit yang tersisa juga bisa terjual dan bisa memberi kepastian sewa bagi investor yangg membeli untuk disewakan," ujar Marcellus. 
     
Saat ini, harga jual per unit mulai dari Rp470 juta untuk tipe studio dengan luas 22,9 meter persegi dan Rp1,2 miliar untuk ukuran 54 meter persegi. 
   
"Bulan ini, kami juga menawarkan hadiah Logam Mulia 10 gram dan subsidi uang muka  5 persen,” kata Marcellus.
     
Majestic Point Poin Serpong terdiri dua tower setinggi 32 lantai yang terdiri dari 900 unit apartemen dan dilengkapi dengan 50 unit sarana pendukung berupa kios, SOHO (Small Office Home Office), dan ruko (rumah toko).
   
Kampus Esa Unggul Program Internasional menempati area podium dengan luas 1000 meter persegi, atau terdiri dari dua lantai, kata Marcellus.
     
Sementara itu, Dr. Fransiskus Adikara, Direktur Kampus Internasional Gading Serpong, Univesitas Esa Unggul mengungkapkan, pihaknya akan menjadikan kampus yang terletak di Majestic Point Serpong, yang berlokasi di Gading Serpong ini sebagai pusat untuk semua Program Internartional Universitas Esa Unggul dengan standart internasional, baik di pelayanan, sarana dan prasarana.
     
Universitas Esa Unggul, kata Frans, sengaja menjadikan Gading Serpong sebagai pusat untuk program internasional, pasalnya wilayahnya sangat mendukung, baik dari segi infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi yang sangat baik.
     
“Kalau dari segi market, Gading Serpong sangat mendukung, karena banyak sekali calon-calon mahasiswa dari kalangan ekonomi menengah atas di daerah ini. Bahkan kedepannya, kami akan memindahkan semua Program Internasional yang saat ini ada di Kampus Pusat Kebon Jeruk ke Kampus Internasional Gading Serpong,” kata Frans.
Frans menuturkan, Kampus Internasional Gading Serpong, Universitas Esa Unggul secara resmi akan mulai menjalankan perkuliahan pada Senin, 3 September 2018.
     
Kampus International Gading Serpong Universitas Esa Unggul, sambung Frans, saat ini telah menjaling kerjasama dengan sejumlah universitas di berbagai negara, seperti Inggris, China, Taiwan, dan lain sebagainya.
   
Para mahasiswa kami akan menjalankan perkuliahan selama 2 tahun di Indonesia dan 2 tahun di kampus luar negeri contohnya China, yang telah menjadi mitra kami. Setelah lulus, para mahasiswa kami akan menguasai Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin yang tentu saja menjadi modal soft skill yang sangat mendukung hard skill-nya yang diperoleh selama perkuliahan, kata Frans.

Prioritas Land Indonesia - Progress Pembangunan K2 Park Gading serpong 2018


PT Prioritas Land Indonesia (PLI) segera melanjutkan pengerjaan konstruksi proyek properti terpadu atau mixed use K2 Park (3 ha) di kawasan Gading Serpong, Tangerang (Banten), setelah sebelumnya sempat terkendala pembangunannya beberapa waktu setelah ground breaking (peletakan batu pertama) Maret 2015. Pembangunan biss dilanjutkan setelah PLI menandatangani kerja sama dengan investor China di tahun 2018 ini.

Menurut General Manager PLI Sammy Maramis, dengan adanya suntikan dana dari investor China itu,pihaknya akan fokus untuk menyelesaikan pembangunan dua dari tiga towerapartemen mencakup total 2.500 unit hunian. Setiap tower akan menelan investasi Rp250 miliar. “Saat ini kami dalam tahap finalisasi perjanjian kerja sama. Segera setelah finalisasi selesai, pekerjaan konstruksi dimulai kembali,” katanya melalui siaran pers di Serpong, Tangerang, Kamis (2/8/2018).

Apartemen diharapkan bisa memenuhi kebutuhan hunian kalangan milenial dengan banyaknya fasilitas kampus, kuliner, dan fasilitas ritel lainnya di kawasan. K2 Park dikembangkan untuk mewujudkan sebuah kawasan pendidikan yang sekaligus menciptakan captive market yang pasti untuk hunian sehingga propertinya diharapkan sangat menguntungkan.

“Kami sangat optimistis penjualan unit apartemen K2 Park ke depan makin baik setelah masuknya investor baru. Terlebih pricing yang kami tawarkan masih sangat menarik, Rp19 juta per meter untuk lokasi yang sangat premium di Gading Serpong,” ujarnya.

K2 Park adalah proyek kelima yang digarap oleh PLI. Sebelumnya PLI menggarap vila di Nusa Dua dan Uluwatu (Bali), apartemen Majestic Point Serpong, dan apartemen Indigo @Bekasi (Jawa Barat). Khusus kawasan Gading Serpong disebutnya ke depan akan makin berkembang dengan segera dibukanya akses tol Gading Serpong yang terhubung dengan jalan tol Jakarta-Tangerang-Merak.


Progress Apartemen majestic Point Serpong 2018

Progress Apartemen majestic Point Serpong 2018 | PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) menggandeng Prioritas Land untuk penyaluran produk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Mortgage Products Development Head MNC Bank Ferdi Diapari menjelaskan, dalam rangka mendorong kinerja perseroan terutama pada peraihan kredit konsumer, pihaknya meningkatkan kerja sama dengan berbagai mitra. Salah satunya dengan Prioritas Land, di mana MNC Bank merupakan mitra dalam penjualan apartemen.

“Kemitraan ini selain karena segmentasi apartemen masih sesuai dengan segmen yang kami kejar, juga karena portofolio yang bagus seperti Tower pertamanya berhasil terjual 95% dalam sehari,” ujar Ferdi Diapari di sela acara Launching Tower Baru Apartemen Majestic Point Serpong (MPS) di Serpong, Minggu (11/3/2018).

Dalam acara tersebut, perusahaan yang berada dalam naungan MNC Group ini mengenalkan dan menjual produk KPA kepada para calon konsumen yang datang di acara peluncuran yang diselenggarakan oleh pihak pengembang di MPS Tower Lucia.

“Kerja sama penjualan apartemen tersebut menjadi salah satu upaya mendongkrak kinerja peraihan mortgage karena selain memiliki lokasi yang strategis, juga memiliki segmentasi mahasiswa sehingga sesuai dengan salah satu target bank,” tambah Ferdi.

Sementara itu, GM Prioritas Land Indonesia Sammy Maramis menerangkan bahwa dengan menjadikan MNC Bank sebagai mitra penyaluran KPA, penjualan dari tower yang baru akan meningkat dan mengalahkan rekor penjualan tower pertama. Hal tersebut tidak terlepas dari strategisnya posisi apartemen MPS dan konsep berorientasi edukasi, serta fasilitas KPA dari MNC Bank yang mumpuni.

“Apartemen menjadi pilihan tepat bagi mahasiswa dan professional muda. Selain karena lokasinya yang strategis di segitiga emas Serpong, Karawaci, dan BSD, apartemen Majestic Point Serpong juga memiliki konsep sebagai Living and Education Center,” katanya.

Program yang diusung dalam Penjualan Apartemen Majestic Point Serpong saat ini adalah kemudahan dalam memiliki usaha dalam bidang kos. Hanya bermodalkan awal Rp10 juta saja sudah bisa memiliki kos-kosan dengan pendapatan pasif yang sudah dijamin oleh pengembang sampai dengan 5 tahun.

Selain itu, ada juga program bundling yang ditawarkan berupa Instant Approval Kredit Mobil oleh MNC Finance, Instant Approval Kartu Kredit MNC Bank, Program cicilan dari MNC Travel, serta gratis berlangganan 6 bulan MNC Vision bagi Nasabah KPA Apartemen Majestic Point Serpong melalui MNC Bank.

Ferdi Diapari berharap kerjasama antara MNC Bank dengan Prioritas Land dapat terus berlanjut untuk proyek-proyek di masa mendatang.

Perlu diketahui, selain menjadi mitra dalam penjualan KPA, MNC Bank juga menyalurkan kerja sama pembiayaan senilai Rp150 miliar kepada Prioritas Land sebagai developer apartemen MPS pada April 2017.
Untuk penjualan KPA dari apartemen  MPS sendiri, Ferdi optimistis akan menuai sukses didasarkan kepada kepercayaan dan kepuasan konsumen terhadap properti.

“Hal tersebut didukung oleh penjualan pasar kedua (second market) yang tinggi, lokasi strategis, dan fasilitas utama yang terintegrasi. Selain itu, diharapkan juga mampu mendongkrak kinerja mortgage untuk berkontribusi terhadap target kredit 2018 MNC Bank di kisaran 10-12%,” tutup Ferdi.

SUPERBLOCK K2 PARK PERIZINAN PEMBANGUNAN (IMB)






Pemerintah berencana menyederhanakan puluhan izin pembangunan rumah murah, yang selama ini ditengarai menjadi salah satu hambatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin menikmati program tersebut.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Maurin Sitorus, mengungkapkan pemerintah akan segera menyederhanakan perizinan, mulai dari lokasi hingga Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Nanti kami lihat apa yang bisa dihilangkan, supaya lebih komprehensif,” ujar Maurin usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Selasa 12 April 2016.

Maurin mengatakan, penyederhanaan prizinan tersebut akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden, yang melibatkan pemangku kepentingan terkait program pembangunan satu juta rumah.


Paket kebijakan ekonomi yang salah satunya berfokus pada peningkatan investasi di sektor properti disambut baik oleh para pelaku usaha di dunia properti. Disebutkan, pemerintah berkomitmen untuk mengeluarkan kebijakan yang mendorong pembangunan perumahan atau properti secara umum.

Seperti yang tertuang dalam paket kebijakan ekonomi tahap 1, pemerintah melakukan berbagai langkah untuk menggerakkan ekonomi nasional, termasuk industri properti tentunya, yaitu dengan deregulasi, debirokratisasi, penegakan hukum, dan kepastian usaha. Pemerintah sadar, ada banyak hambatan yang selama ini membuat industri nasional tak berkembang pesat atau jalan di tempat, salah satunya karena proses perijinan yang rumit.

Dikeluhkan pengembang sebelumnya, Menteri PUPR Muhammad Basuki Hadimuljono menegaskan, akan memangkas perizinan untuk pembangunan perumahan yang selama ini dikeluhkan pengembang. "Salah satu fokus kami memang memangkas proses perizinan. Kami usahakan satu pintu dan waktunya cepat, agar lebih sederhana dan semua proses berjalan cepat," kata Basuki, saat bertemu dengan Asosiasi perumahan, REI, APERSI dan ASPERI, di kantornya, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Langkah ini dinilai menjadi angin segar bagi industri properi yang tahun ini tak bisa dipungkiri mengalami penurunan penjualan sebagai dampak dari ekonomi nasional yang melambat. Dihar Dakir, Manajer Humas PT Prioritas Land Indonesia, salah satu developer baru yang tengah berkembang pesat, sangat yakin terobosan yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo ini bermanfaat untuk para pelaku usaha properti.

SUPERBLOCK K2 PARK PERIZINAN PEMBANGUNAN (IMB)



“Proses perizinan adalah salah satu faktor penting buat para pengembang. Kami sejauh ini sebenarnya tak pernah mengalami kesulitan dalam setiap proses pengajuan perizinan kepada pemerintah daerah tempat proyek kami berada, namun jika pemerintah ingin lebih mempermudah dan mempercepat lagi proses tersebut, maka itu akan lebih bagus,” kata Dihar.

PT Prioritas Land Indonesia (PLI) sendiri saat berita ini diturunkan 15 oktober tahun 2015 lalu,  tengah mempersiapkan penggarapan salah satu proyeknya di kawasan Gading Serpong yaitu apartemen K2 Park. Dan sekarang sudah dimulai pembangunannya. Menurut Dihar, proses perijinan di pemerintah Kabupaten Tangerang sejauh ini tak ada masalah.

“Semua proses tersebut berjalan lancar dan sesuai target waktu yang kami rencanakan. Saat ini kami tengah merevisi dokumen AMDAL yang diminta Komisi Penilai AMDAL Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Diharapkan setelah adanya komitmen pemerintah pusat untuk memangkas proses perijinan, prosesnya bisa berjalan lebih cepat dan lancar,” harap Dihar.

Setelah Surat Rekomendasi AMDAL yang telah disetujui Bupati Tangerang terbit, maka barulah izin untuk mendapatkan IMB bisa diproses. Biasanya setelah rekomendasi AMDAL keluar, IMB akan segera diterbitkan dan pengembang bisa memulai proses pembangunan.

Uniknya, sepanjang proses pembuatan izin tersebut, masalah justru sering datang dari pihak lain yang memanfaatkan isu perizinan untuk menyebarkan kabar-kabar bohong. PLI sendiri, kata Dihar, sempat mengalami hal tersebut untuk proyek mereka di K2 Park.

“Kami sebagai perusahaan properti nasional, selalu taat dengan prosedur. Mengenai pembangunan, pada saatnya pasti akan dilakukan jika semua perizinan sudah rampung yang mana itu membutuhkan waktu dan sudah masuk dalam perhitungan kami sebagai pengembang,” ujar Dihar.


K2 Park Apartment Exclusive The Symphony of Living By Prioritas Land.

Tower Moraine adalah Tower ke dua dari Kawasan Mixed Use #Apartment K2 Park in serpong, dimana Tower 1 SOLD OUT hanya dalam 2 minggu.

Tersedia beberapa cara bayar :

1. Cash, bisa dicicil 48x ( tanpa DP)hanya 50 unit saja.
2. DP 30% sisa diangsur 12x
3. DP 50% sisa di bulan 25
4. DP 40% angsur 30x, sisa bulan 31
5. DP 50% bisa di cicil 5x, sisanya di angsur 120x ( hanya 3 jtan/ bln)
6. Promo byr 70% lunas dan unit tersewa untuk 3thn pertama: hanya utk Tower Arkose lantai 8A, 8B dan 9.

Ground breaking maret 2015

Angsuran cuma 3 jutaan!!!

------
K2 Park merupakan kawasan mixed-use, hadir dengan konsep SUNKEN PLAZA dengan pusat perbelanjaan bawah tanah.

Diatas lahan seluas 3 hektar dengan total hunian lebih dari 2500 unit dirancang untuk mendukung kelestarian lingkungan dengan dibuatnya barisan Water Podz pepohonan utk menampung air hujan disepanjang jalur pedestrian hijau.

- Lokasi : Raya Kelapa Dua, Gading Serpong, Tangerang
- Bangunan : 6 Tower (1 Education Centre, 4 Apartment, 1 Hotel taraf bintang 5)
- Fasilitas : Educational, Office, Lifestyle Mall, Hotel, 4 Apartment Towers

Lokasi yang Strategis! Pada RADIUS 2 Km :

-Exit Tol Karawaci (3 menit)
-Exit Tol Serpong (10 menit)
-Summarecon Mal Serpong (3 menit)
-UMN Universitas Multimedia Nusantara (3 menit)
-UPH Universitas Pelita Harapan (3 menit)
-Supermal Karawaci (5 menit)
-Siloam Hospitals (5 menit)
-Sekolah Tarakanita (3 menit)
-Sekolah Stella Marris (3 menit)
Setelah mendapatkan PARK PERIZINAN ,Sebagai tanda dimulainya pembangunan, PT Prioritas Land Indonesia (PLI) melakukan peletakan baru pertama (groundbreaking) proyek Superblok K2 Park. 

Berada di lahan tiga hektare di Gading Serpong, Tangerang, Banten, K2 Park terdiri dari empat tower apartemen dengan total 2.500 unit, satu tower hotel, dan satu tower pusat pendidikan. Gedung pertama yang dibangun adalah Hotel Harris, hotel bintang empat yang memiliki 200 kamar.

“Pembangunan lima tower lainnya akan dilakukan secara paralel dan penyerahan kunci diharapkan berlangsung pada 2018,” kata Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia, Marcellus Chandra, dalam acara groundbreaking K2 Park, Ahad (22/3).

Superblok yang dibangun dengan investasi Rp1,5 triliun ini digadang menjadi the symphony of living di daerah Gading Serpong. Proyek multi fungsi (mixed use) ini akan menghadirkan sejumlah fasilitas, seperti food hall, area commercial, restoran, dan kafe.
Prioritas Land mengelontorkan dana Rp 1 triliun untuk membangun superblok K2 Park yang terdiri dari 6 tower (4 tower apartemen, 1 tower perkantoran, dan 1 tower hotel) di kawasan Gading Serpong. Ke-4 tower apartemen terdiri 2.500 unit kamar, 1 tower perkantoran hibrid (jual dan sewa) bertajuk Education Tower, dan 1 tower hotel. Unit dipasarkan mulai dari Rp 350 juta.


Proyek yang dibangun di lahan seluas 3 hektare ini juga akan menghadirkan food hall, area commercial, restoran, cafe, dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya. Sementara untuk education tower, rencananya akan diisi oleh sejumlah institusi pendidikan, diantaranya adalah sekolah sekretaris, sekolah musik, dan sekolah public relation (PR).

Proyek yang diberinama K2 Park dirancang oleh Ark Design, konsultan artitek berkelas intenasional, terdiri dari dari 32 lantai. Groud breaking (pemancangan tiang pertama) pada Oktober tahun ini serta akan selesai pada pertengahan 2018. Proyek multifungsi (mixed use development) ini akan dipasarkan mulai 15 Februari 2014.

Presiden Direktur Prioritas Land Indonesia Marcellus Chandra, Minggu (26/1/2014) menyatakan, pembangunan proyek ini terinspirasi dari gunung Zhang Jia Jie, Hunan, China.

"Kita memiliki satu visi, yaitu mengharmoniskan kehidupan di K2 Park. K2 Park ini akan menjadi lingkungan yang dinamis yang mendukung gaya hidup kaula muda, keluarga muda, ataupun mahasiswa," katanya.

Marcell menyampaikan, lokasi K2 Park yang sangat strategis,dikelilingi oleh pusat pendidikan, rumah sakit, perkantoran dan pusat belanja bertaraf international yang dapat ditempuh dalam hitungan menit.

Area ini merupakan lokasi emas diantara Lippo Karawaci, Gading Serpong, BSD, Alam Sutera dan Modernland. Akses jalan yang mudah, hanya 5 menit menuju pintu tol Jakarta dan Merak, dan 15 menit menuju pintu tol Jorr Jakarta – Serpong. Dikelilingi oleh beberapa universitas / sekolah ternama, seperti  Universitas Pelita Harapan Karawaci, Swiss German University, Jakarta Nanyang School,  Universitas Bina Nusantara,  Prasetya Mulya,  Stella Maris International School, dan Sekolah Tarakanita.

K2 Park, dikelilingi oleh sejumlah tempat perbelanjaan, diantaranya adalah Lippo Supermall Karawaci, Summarecon Mall Serpong, Mall of Alam Sutera, BSD Square, Teras Kota, BSD Plaza, dan Living World. Terdapat sejumlah rumah sakit, seperti Siloam Hospital Karawaci, Rumah Sakit St. Carolous, Rumah Sakit Awal Bros,  Eka Hospital BSD, dan Rumah Sakit Mayapada.

Selain itu, kawasan mixed-use development K2 Park juga dapat di tempuh hanya beberapa menit dari rencana pembangunan Indonesia International Expo Convention Center BSD City (IIECC), convention and exhibition hall  terbesar di Indonesia dan bertaraf internasional.

“K2 Park merupakan kawasan mixed-use development, hadir dengan konsep sunken plaza dengan pusat perbelanjaan bawah tanah. Residensial diatas lahan seluas 3 hektar. Dengan total lebih dari 2500 unit dirancang untuk mendukung kelestarian lingkungan dengan dibuatnya barisan water pod menyerupai pepohonan di sepanjang jalur pedestrian hijau, lengkap dengan fasilits-fasilitas mewah dan berkualitas,” kata Marcell.